[cerpen] Gara-Gara Upil

DI suatu kota metropolitan, hiduplah seorang cowo dengan tampang minimalis yang berasal dari keluarga yang minimalis juga, tapi dia mempunyai nama di facebook yang tidak minimalis namanya 4ndre clalu c3tia c4ma c4muwh dan dia biasa di panggil Andre. Andre mempunyai pacar yang cantik dan berasal dari keluarga yang lebih dari kecukupan bisa dibilang “tajir” namanya Shinta. Andre suka sama Shinta karena Shinta cinta andre apa adanya, begitupula Andre harus menerima Shinta apa adanya. Shinta berbeda dengan wanita lain, bisa dibilang hobi shinta ini agak “unik”, shinta sangat suka sekali ngupil, dia lebih suka ngupil dari pada pergi kesalon atau pergi shoping, bagi shinta ngupil itu sangat menghibur dan mengasyikan.

Pada suatu hari Andre bertemu dengan Bobi, Bobi adalah temen kuliahannya Andre, mereka sudah dekat karena mereka dulu sekolah di SMA yang sama. Bobi mengundang andre dan shinta di acara ulang tahun pacarnya bobi. “sob, besok lu dateng ya ke acara ultah cewe gw ya?, ajak cewe lo juga ya” kata bobi. Andre berkata “ hmmm oke lah, besok lo g usah beli kue ulang tahun, biar cewe gw aja yang buatin dia bisa kok bikin kue tart”. “wah kebetulan tuh, jadi cewe gw engga usah beli lagi” kata Bobi.

Keesokan harinya Andre dan Shinta pergi ke rumah pacarnya Bobi dengan membawa kue tart sebagai kado ulang tahun, mereka pergi dengan motor. Ketika dilampu merah, karena iseng menunggu lampu merah yang masih 120 detik Shinta akhirnya ngupil. Pengendara disebelah mereka melihat Shinta ngupil dan pengendara itu merasa ilfil dan jijik melihat shinta yang sangat menikmati hobinya itu, karena merasa jijik akhirnya pengendara itu menerobos lampu merah. Lalu andre menyadari hal itu dan berkata “ yank kamu ngupil ya? ”  lalu shinta menjawab “ iya sayang, kenapa emang?” andre menjawab “ hmmm.. kan udah aku bilang,, kamu kalo ngupil jangan di lampu merah bisa bahaya, liat tuh pengendara motor yang lain jadi melanggar lampu lalu lintas karena ilfil ngeliat kamu ngupil”. Lalu shinta hanya diam dan terus mengupil dengan syahdu.

Akhirnya mereka tiba dirumah pacarnya Bobi, lalu memberikan kue tart sebagai kado dan untuk dibagikan juga kepada yang lain. Setelah acara tiup lilin dan makan kue. Mereka berempat ngobrol-ngobrol, lalu pacarnya Bobi memuji kue buatan Shinta yang sangat gurih, Shinta hanya tersenyum dan mengucapkan terimakasih mendegar pujian itu. Lalu shinta balik memuji pacarnya Bobi yang hari itu terlihat sangat anggun dan cantik, Shinta berkata “ kamu cantik banget hari ini, pasti kamu rajin kesalon ya?” lalu pacarnya bobi menjawab “Iya, aku emang hoby ke salon, tiada hari tanpa salon buat aku.. kalo kamu hobynya apa?” jawab Shinta dengan simple dan berwibawa “Aku lebih suka ngupil dari pada kesalon, tiada hari tanpa ngupil buat aku..”. Mendengar jawaban dari Shinta, Bobi dan pacarnya langsung izin ke toilet, ketika di toilet, pacarnya Bobi berkata sambil muntah-muntah “Ternyata hobinya itu yang membuat kue tartnya gurih”.

Advertisements

About Zen Azhar Blog

Simple dan Sederhana
This entry was posted in Cerpen and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to [cerpen] Gara-Gara Upil

  1. fasyaulia says:

    pengalaman ya? hahaha

  2. yuuripico26 says:

    woy.. keren om ^^

Jangan lupa coment coy

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s